5 Alasan B2B Procurement Semakin Dilirik Banyak Perusahaan

5 Alasan B2B Procurement Semakin Dilirik Banyak Perusahaan

Kini segala proses yang berkaitan dengan pengadaan barang atau jasa dapat dengan mudah terselesaikan berkat adanya e-procurement. Bahkan kini pengadaan barang dan jasa berbasis elektronik ini sudah koan diminati banyak perusahaan di Indonesia. Lantas sebenarnya apa sih yang menyebabkan B2B procurement menarik bagi perusahaan? Ini alasannya.

  1. B2B Procuremet Mampu Menghemat Anggaran Perusahaan

Setiap perusahaan tentunya akan dituntut untuk bisa menggunakan anggaran seefisien mungkin bahkan untuk proses pengadaan barang atau jasa. E-procurement sendiri didesain untuk memudahkan pengadaan dengan transaksi yang lebih praktis dan irit biaya tentunya. Dengan adanya e-catalog akan memudahkan kamu menghubungi vendor dengan cepat.

 Hal ini tentunya akan sangat membantu kamu untuk menghemat waktu dan bisa digunakan untuk berbagai kegiatan yang lebih produktif. Tak hanya itu saja, bahkan secara otomatis e-procurement ini akan meminimalkan penggunaan dokumen fisik yang cenderung akan mengeluarkan anggaran lebih dan kurang praktis.

  1. Adanya B2B Pocurement, Produktivitas Karyawan Tidak akan Terganggu

Saat melakukan pengadaan barang atau jasa, tim pengadaan bukan hanya tim yang akan sibuk. Namun juga divisi lain seperti tim keuangan dan hubungan masyarakat juga akan ikut sibuk pula. Bahkan sering kali waktu mereka banyak yang terbuang hanya untuk mengoreksi kesalahan dokumen yang terkait dengan pengadaan barang atau jasa.

Namun dengan adanya e-procurement proses pencarian vendor dapat berjalan lebih cepat dan lebih mudah tanpa harus menyita banyak waktu. Bahkan semua hal terkait dengan pengadaan barang atau jasa dapat dilakukan secara online. Tak hanya itu saja, kesalahan akan informasi dokumen yang biasa terjadi peda pengadaan manual juga akan berkurang.

  1. Dengan B2B Proucement, Penggunaan Dana Menjadi Lebih Transparan

Transparan memang merupakan salah satu prinsip utama yang harus dilakukan ketika terkait dengan anggaran. Dalam hal transparansi, pengadaan manual jauh lebih dari prinsip tersebutdan bahkan rawan terhadap penyalahgunaan. Pada pengadaan manual, perusahaan cenderung lebih kesulitan ketika harus mengecek alokasi dana anggaran pengadaan.

Namun lain halnya dengan sistem pengadaan barang atau jasa yang lebih transparan. Pasalnya semua transaksi selama pengadaan secara otomatis akan tersimpan dalam platform dan dapat dilihat kapan sama dan di mana saja oleh orang yang terlibat dalam proses pengadaan barang atau jasa tersebut.

  1. B2B Prucement Menggunakan Proses Transaksi Paperless

Sejumlah tumpukan dokumen bisa saja menjadi mimpi buruk bagi sebagian karyawan. Terlebih lagi jika mereka dituntut untuk merinci dan mengecek keakuratan data yang ada. Namun dengan menggunakan pengadaan online, kamu tak akan kesulitan dalam hal ini. Sebab hanya dengan mengetikan kata kunci kamu bisa langsung menemukan dokumen yang dicari.

  1. B2B Proucement Memungkinkan untuk Menyelaraskan Proses Pengadaan

Kesalahan human eror bahkan sering kali menjadi penyebab proses pengadaan terbengkalai. Namun e-proucement mampu memberikan kebebasan kepada para perusahaan untuk memantau semua transaksi yang dilakukan oleh tander. Hal ini tentunya akan mengurangi risiko kesalahan dari awal hingga akhir.

Dengan menggunakan e-proucement tentu kamu bisa mendapatkan berbagai keuntungan di atas. Hal itu pula yang menjadi alasan mengapa banyak perusahaan yang mulai beralih menggunakan e-proucement. Mbizmarket merupakan salah satu solusi pengadaan barang atau jasa yang terpercaya di Indonesia dengan mengutamakan transparansi selama transaksi.

About: admin


shares